<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments for Consultant HR - Psikometri - Assessment - Psikotest</title>
	<link>http://consultanthr.com</link>
	<description>Jasa Konsultasi HR Assessment Psikometri Assessment</description>
	<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 19:51:13 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
		<item>
		<title>Comment on Tips Sukses Menjalani Psikotes / Psikotest / Tes Psikometri dari Consultant HR by Astri Simbolon</title>
		<link>http://consultanthr.com/tips-sukses-menjalani-psikotes-psikotest-tes-psikometri-dari-consultant-hr/#comment-732</link>
		<dc:creator>Astri Simbolon</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 03:40:58 +0000</pubDate>
		<guid>http://consultanthr.com/tips-sukses-menjalani-psikotes-psikotest-tes-psikometri-dari-consultant-hr/#comment-732</guid>
		<description>Dear Mbak Andin,

Maaf jika saya sudah lancang men-judge, mbak.. Tidak ada maksud seperti itu. Setelah saya mengobrol dengan beberapa dosen saya, pikiran saya jadi lebih terbuka mengenai proses psikotes. Sepertinya saya masih harus banyak membaca seperti yang mbak Andin sarankan pada saya. Maafkan saya, ya, mbak..
Terima kasih untuk feedback dari Mbak Andin. Semoga bermanfaat untuk karir saya ke depan.

Salam,
Astri Simbolon</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Mbak Andin,</p>
<p>Maaf jika saya sudah lancang men-judge, mbak.. Tidak ada maksud seperti itu. Setelah saya mengobrol dengan beberapa dosen saya, pikiran saya jadi lebih terbuka mengenai proses psikotes. Sepertinya saya masih harus banyak membaca seperti yang mbak Andin sarankan pada saya. Maafkan saya, ya, mbak..<br />
Terima kasih untuk feedback dari Mbak Andin. Semoga bermanfaat untuk karir saya ke depan.</p>
<p>Salam,<br />
Astri Simbolon</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tips Membuat Skala Likert by rizalina</title>
		<link>http://consultanthr.com/tips-membuat-skala-likert/#comment-726</link>
		<dc:creator>rizalina</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 08:26:47 +0000</pubDate>
		<guid>http://consultanthr.com/tips-membuat-skala-likert/#comment-726</guid>
		<description>salam, web yang bagus. cuma ingin bertanya setelah data diperolehi, bagaimana mentaksir skala liker 4 pint menggunakan spss?


Dear Riza,
Mentaksir disini apakah menilai reliabilitas dengan menggunakan cronbach alpha? Gunakan menu di spss, pilih analyze, lalu klik scale dan pilih reliability analysis. masukan item mana saja yang akan dianalisis. Lihat outputnya, pada setiap item terhadap angka reliabilitas, gunakan batasan 0.3 (Anastasia &#038; Urbina, 1997) untuk memilih item yang baik. Item dengan nilai dibawah 0.3 dihapus, kemudian lakukan analisis lagi. Lihat alpha di bagian bawah dari output.  Reliabilitas yang bagus memiliki nilai di atas 0.7. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam, web yang bagus. cuma ingin bertanya setelah data diperolehi, bagaimana mentaksir skala liker 4 pint menggunakan spss?</p>
<p>Dear Riza,<br />
Mentaksir disini apakah menilai reliabilitas dengan menggunakan cronbach alpha? Gunakan menu di spss, pilih analyze, lalu klik scale dan pilih reliability analysis. masukan item mana saja yang akan dianalisis. Lihat outputnya, pada setiap item terhadap angka reliabilitas, gunakan batasan 0.3 (Anastasia &#038; Urbina, 1997) untuk memilih item yang baik. Item dengan nilai dibawah 0.3 dihapus, kemudian lakukan analisis lagi. Lihat alpha di bagian bawah dari output.  Reliabilitas yang bagus memiliki nilai di atas 0.7.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on One Day Workshop: Improving Your Career Interview Skill by thasia</title>
		<link>http://consultanthr.com/one-day-workshop-improving-your-career-interview-skill-2/#comment-503</link>
		<dc:creator>thasia</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 13:59:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://consultanthr.com/one-day-workshop-improving-your-career-interview-skill-2/#comment-503</guid>
		<description>it is good know  oneself nether positif or negatif because throuh them we can change and grow.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>it is good know  oneself nether positif or negatif because throuh them we can change and grow.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tes Psikometri sebagai Alat Seleksi Perusahaan by Dani Restu</title>
		<link>http://consultanthr.com/tes-psikometri-sebagai-alat-seleksi-perusahaan/#comment-313</link>
		<dc:creator>Dani Restu</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 14:08:38 +0000</pubDate>
		<guid>http://consultanthr.com/tes-psikometri-sebagai-alat-seleksi-perusahaan/#comment-313</guid>
		<description>Saya melamar pekerjan sebagai "maintenance planner". Jenis psikotest apa yang harus dominan? Terus test yg berisi meneruskan gambar/simbol selanjutnya itu bertujuan untuk apa?


Dear Dani,
Hampir semua seleksi pegawai yang menggunakan tes psikologis , pastinya mengukur kepribadian, inteligensi, sikap kerja, dan kompetensi.  Dan ini hampir digunakan untuk setiap pekerjaan.  Kecuali ada kebutuhan khusus, mungkin juga mengukur kejujuran/integritas, dll.  Pada hampir semua tes yang tidak membutuhkan jawaban benar salah, mengukur kepribadian, motif, atau minat. termasuk juga tes yang menggunakan gambar atau simbol.

Demikian Dani. Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya melamar pekerjan sebagai &#8220;maintenance planner&#8221;. Jenis psikotest apa yang harus dominan? Terus test yg berisi meneruskan gambar/simbol selanjutnya itu bertujuan untuk apa?</p>
<p>Dear Dani,<br />
Hampir semua seleksi pegawai yang menggunakan tes psikologis , pastinya mengukur kepribadian, inteligensi, sikap kerja, dan kompetensi.  Dan ini hampir digunakan untuk setiap pekerjaan.  Kecuali ada kebutuhan khusus, mungkin juga mengukur kejujuran/integritas, dll.  Pada hampir semua tes yang tidak membutuhkan jawaban benar salah, mengukur kepribadian, motif, atau minat. termasuk juga tes yang menggunakan gambar atau simbol.</p>
<p>Demikian Dani. Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bagaimana Cara Berlatih Soal Psikotest / Psikotes / Test Psikometri yang Baik? Inilah Tips dari Consultant HR by putra</title>
		<link>http://consultanthr.com/bagaimana-cara-berlatih-soal-psikotest-psikotes-test-psikometri-yang-baik-inilah-tips-dari-consultant-hr/#comment-312</link>
		<dc:creator>putra</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 11:34:54 +0000</pubDate>
		<guid>http://consultanthr.com/bagaimana-cara-berlatih-soal-psikotest-psikotes-test-psikometri-yang-baik-inilah-tips-dari-consultant-hr/#comment-312</guid>
		<description>mohon pencerahan untuk soal-soal psikotes.....

Dear Putra,
silahkan baca artikel-artikel yang ada di web ini.  Semoga memberi pencerahan :)
salam,
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mohon pencerahan untuk soal-soal psikotes&#8230;..</p>
<p>Dear Putra,<br />
silahkan baca artikel-artikel yang ada di web ini.  Semoga memberi pencerahan <img src='http://consultanthr.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
salam,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tips Membuat Skala Likert by Ike</title>
		<link>http://consultanthr.com/tips-membuat-skala-likert/#comment-300</link>
		<dc:creator>Ike</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 05:10:50 +0000</pubDate>
		<guid>http://consultanthr.com/tips-membuat-skala-likert/#comment-300</guid>
		<description>saya mau tanya,saya lagi menyusun skripsi, tapi saya masih bingung dengan skala likert.
perbedaan sangat tidak setuju dan tidak setuju apa? perbedaan sangat setuju dan sangat  setuju apa? bukannya sama-sama setuju? saya sudah berulangkali ditanya hal ini oleh banyak orang, tapi saya masih bingung dan ragu-ragu dalam menjawabnya. mohon bantuannya trims.

Halo Ike,
Pemilihan respon jawaban sangat tergantung dari item/pernyataan yang Anda buat.  Menggunakan respon sangat tidak setuju dan tidak setuju atau sangat setuju dan setuju, menunjukkan tingkat kebersetujuan seseorang terhadap sebuah dimensi atau variabel.  Ada orang yang membutuhkan respon hingga ke pilihan yang sangat ekstrim, nah dengan menggunaka respon sangat tidak setuju dan tidak setuju atau sebaliknya sangat setuju dan setuju ini berarti mengakomodir kebutuhan orang tersebut.  Tapi sekali lagi ini juga tergantung dari Anda juga untuk menentukan respon. 

salam,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau tanya,saya lagi menyusun skripsi, tapi saya masih bingung dengan skala likert.<br />
perbedaan sangat tidak setuju dan tidak setuju apa? perbedaan sangat setuju dan sangat  setuju apa? bukannya sama-sama setuju? saya sudah berulangkali ditanya hal ini oleh banyak orang, tapi saya masih bingung dan ragu-ragu dalam menjawabnya. mohon bantuannya trims.</p>
<p>Halo Ike,<br />
Pemilihan respon jawaban sangat tergantung dari item/pernyataan yang Anda buat.  Menggunakan respon sangat tidak setuju dan tidak setuju atau sangat setuju dan setuju, menunjukkan tingkat kebersetujuan seseorang terhadap sebuah dimensi atau variabel.  Ada orang yang membutuhkan respon hingga ke pilihan yang sangat ekstrim, nah dengan menggunaka respon sangat tidak setuju dan tidak setuju atau sebaliknya sangat setuju dan setuju ini berarti mengakomodir kebutuhan orang tersebut.  Tapi sekali lagi ini juga tergantung dari Anda juga untuk menentukan respon. </p>
<p>salam,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bagaimana Cara Berlatih Soal Psikotest / Psikotes / Test Psikometri yang Baik? Inilah Tips dari Consultant HR by anggar</title>
		<link>http://consultanthr.com/bagaimana-cara-berlatih-soal-psikotest-psikotes-test-psikometri-yang-baik-inilah-tips-dari-consultant-hr/#comment-298</link>
		<dc:creator>anggar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 05:56:09 +0000</pubDate>
		<guid>http://consultanthr.com/bagaimana-cara-berlatih-soal-psikotest-psikotes-test-psikometri-yang-baik-inilah-tips-dari-consultant-hr/#comment-298</guid>
		<description>saya mau psikotest di sebuah perusahaan..
testnya psikoassestment, assestment itu apa??apa sama dgn psikotest biasa??
terimaksih.


Dear Anggar,
Assessment artinya penilaian terhadap kemampuan seseorang yang dilakukan dengan menggunakan berbagai alat tes.  Pada kenyataannya assessment seringkali digunakan untuk mengukur sekelompok kompetensi yang ada pada seseorang sebagai persyaratan untuk mengisi jabatan/posisi tertentu.

salam,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau psikotest di sebuah perusahaan..<br />
testnya psikoassestment, assestment itu apa??apa sama dgn psikotest biasa??<br />
terimaksih.</p>
<p>Dear Anggar,<br />
Assessment artinya penilaian terhadap kemampuan seseorang yang dilakukan dengan menggunakan berbagai alat tes.  Pada kenyataannya assessment seringkali digunakan untuk mengukur sekelompok kompetensi yang ada pada seseorang sebagai persyaratan untuk mengisi jabatan/posisi tertentu.</p>
<p>salam,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bagaimana Cara Berlatih Soal Psikotest / Psikotes / Test Psikometri yang Baik? Inilah Tips dari Consultant HR by mukti</title>
		<link>http://consultanthr.com/bagaimana-cara-berlatih-soal-psikotest-psikotes-test-psikometri-yang-baik-inilah-tips-dari-consultant-hr/#comment-286</link>
		<dc:creator>mukti</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 14:08:59 +0000</pubDate>
		<guid>http://consultanthr.com/bagaimana-cara-berlatih-soal-psikotest-psikotes-test-psikometri-yang-baik-inilah-tips-dari-consultant-hr/#comment-286</guid>
		<description>kmrn sq br tes psikotest di daihatsu tapi gagal bs bantu aq biar lulus klo ada test lagi gak soal yg dikeluarin soal tes psikolog ui klo ada pelatihannya aq mau ikut dong makasih

Semoga lain kali bisa sukses.
salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kmrn sq br tes psikotest di daihatsu tapi gagal bs bantu aq biar lulus klo ada test lagi gak soal yg dikeluarin soal tes psikolog ui klo ada pelatihannya aq mau ikut dong makasih</p>
<p>Semoga lain kali bisa sukses.<br />
salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tips Membuat Skala Likert by ochie</title>
		<link>http://consultanthr.com/tips-membuat-skala-likert/#comment-279</link>
		<dc:creator>ochie</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 02:03:02 +0000</pubDate>
		<guid>http://consultanthr.com/tips-membuat-skala-likert/#comment-279</guid>
		<description>tentang skala likert, banyak buku yang memuat penskoran skala likert 1-5 tapi ada juga 1-4, yang jadi pertanyaan,mengapa harus ada skor netral pada skala yang ganjil? bukankah memungkinakan reponden banyak yang menjawab netral? dan teori yang memperkuat penkoran genap pada skala likert?? 
terimakasih


Dear Ochie,
Pemilihan respon sebenarnya sangat tergantung pada jenis pernyataan yang Anda buat dan pada tujuan penelitian Anda.  Skor netral dibutuhkan bila memang si peneliti merasa bahwa pernyataan yang dibuat membutuhkan hal tersebut.  respon netral juga mengakomodir kebutuhan responden, tapi sekali lagi si peneliti juga perlu yakin bahwa apa yang sedang ditelitinya memang membutuhkan respon netral tersebut.  Memang kelemahan respon netral adalah kecenderungan responden untuk memilih di tengah.  nah untuk menghindari hal ini, maka respon netral dapat dihilangkan.  Tapi sekali lagi ini kembali ke tujuan penelitian dan apa yang Anda teliti tersebut.  memang ada baiknya skala likert tidak harus memberikan kesempatan untuk memilih ditengah dengan menjadikan pilihan respon menjadi 4 atau 6, bahkan ada yang membuatnya jadi 10 misalnya, tanpa harus mendefinisikan tiap-tiap respon.
demikian Ochie, semoga membantu  </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tentang skala likert, banyak buku yang memuat penskoran skala likert 1-5 tapi ada juga 1-4, yang jadi pertanyaan,mengapa harus ada skor netral pada skala yang ganjil? bukankah memungkinakan reponden banyak yang menjawab netral? dan teori yang memperkuat penkoran genap pada skala likert??<br />
terimakasih</p>
<p>Dear Ochie,<br />
Pemilihan respon sebenarnya sangat tergantung pada jenis pernyataan yang Anda buat dan pada tujuan penelitian Anda.  Skor netral dibutuhkan bila memang si peneliti merasa bahwa pernyataan yang dibuat membutuhkan hal tersebut.  respon netral juga mengakomodir kebutuhan responden, tapi sekali lagi si peneliti juga perlu yakin bahwa apa yang sedang ditelitinya memang membutuhkan respon netral tersebut.  Memang kelemahan respon netral adalah kecenderungan responden untuk memilih di tengah.  nah untuk menghindari hal ini, maka respon netral dapat dihilangkan.  Tapi sekali lagi ini kembali ke tujuan penelitian dan apa yang Anda teliti tersebut.  memang ada baiknya skala likert tidak harus memberikan kesempatan untuk memilih ditengah dengan menjadikan pilihan respon menjadi 4 atau 6, bahkan ada yang membuatnya jadi 10 misalnya, tanpa harus mendefinisikan tiap-tiap respon.<br />
demikian Ochie, semoga membantu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Free Download by sonya</title>
		<link>http://consultanthr.com/free-download/#comment-269</link>
		<dc:creator>sonya</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2009 04:16:13 +0000</pubDate>
		<guid>http://consultanthr.com/free-download/#comment-269</guid>
		<description>dear consultanthr...
selama ini saya bingung dengan skoring TPA yg katanya menyerupai GRE.
Konkretnya bagaimana sih? berapa point yg diberikan utk setiap jawaban benar?
terimakasih

Dear Sonya,
Skoring TPA betul menyerupai GRE, artinya ada pengukuran yang digunakan sebagai standar penilaian atas hasil yang diperoleh seseorang.  Berdasarkan skoring dibuatlah interpretasi atas nilai mentah yang seseorang dapatkan.  Bagaimana membuat skoring ini? Ini dibuat berdasarkan metode psikometrik dengan kaidah-kaidah ilmiah dan tentunya dibuat berdasarkan norma atau kriteria.  Kita bisa lihat contoh tes TOEFL, nilai terendah dari tes TOEFL adalah 200.  Ini menunjukkan bahwa tidak ada orang yang mendapat nilai dibawah itu. Karena asumsinya tidak ada orang yang tidak tahu sama sekali bahasa Inggris, saat mengikuti tes tersebut.  Mengenai point yang diberikan, biasanya untuk jawaban benar diberi nilai 1.  Tapi ini sekali lagi sangat tergantung pada alat tes itu sendiri.  Ada juga alat tes yang mengurangi nilai pada saat orang menjawab salah pada soal multiple choice.  Pada soal essay, tiap soal bisa mendapatkan nilai yang bervariasi, tergantung tingkat kesulitan dari masing-masing soal.
Demikian Sonya semoga membantu. salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dear consultanthr&#8230;<br />
selama ini saya bingung dengan skoring TPA yg katanya menyerupai GRE.<br />
Konkretnya bagaimana sih? berapa point yg diberikan utk setiap jawaban benar?<br />
terimakasih</p>
<p>Dear Sonya,<br />
Skoring TPA betul menyerupai GRE, artinya ada pengukuran yang digunakan sebagai standar penilaian atas hasil yang diperoleh seseorang.  Berdasarkan skoring dibuatlah interpretasi atas nilai mentah yang seseorang dapatkan.  Bagaimana membuat skoring ini? Ini dibuat berdasarkan metode psikometrik dengan kaidah-kaidah ilmiah dan tentunya dibuat berdasarkan norma atau kriteria.  Kita bisa lihat contoh tes TOEFL, nilai terendah dari tes TOEFL adalah 200.  Ini menunjukkan bahwa tidak ada orang yang mendapat nilai dibawah itu. Karena asumsinya tidak ada orang yang tidak tahu sama sekali bahasa Inggris, saat mengikuti tes tersebut.  Mengenai point yang diberikan, biasanya untuk jawaban benar diberi nilai 1.  Tapi ini sekali lagi sangat tergantung pada alat tes itu sendiri.  Ada juga alat tes yang mengurangi nilai pada saat orang menjawab salah pada soal multiple choice.  Pada soal essay, tiap soal bisa mendapatkan nilai yang bervariasi, tergantung tingkat kesulitan dari masing-masing soal.<br />
Demikian Sonya semoga membantu. salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
