Mengapa perusahaan perlu mengetahui informasi dibalik tes kemampuan atau kuesioner kepribadian yang digunakan oleh biro psikologi?
oleh Andin Andiyasari
Adakalanya perusahaan yang ingin melakukan seleksi terhadap pegawai menggunakan biro psikologi untuk meng-assess keadaan psikologis calon pegawainya. Namun apakah perusahaan tahu jenis alat tes yang digunakan dan apa kegunaan setiap alat tes bagi calon yang dites? belum tentu.
Banyak perusahaan memakai biro psikologi dan menyerahkan proses assessment begitu saja pada biro tersebut tanpa mencari tahu lebih banyak, padahal mengetahui alat tes yang digunakan merupakan kunci penting untuk mengetahui kesesuaian antara potensi, kemampuan, dan kepribadian calon dengan kebutuhan perusahaan, termasuk kesesuaiannya dengan budaya kerja di perusahaan yang merekrut.
Di Indonesia, psikotes merupakan istilah yang umum digunakan untuk menjelaskan proses pemeriksaan psikologis calon pegawai. Setiap kita mendengar kata psikotes yang terbayang adalah tes mencari persamaan kata, menjumlahkan angka, mencari gambar yang sesuai, menyesuaikan dadu, menggambar orang, dsb. Ini merupakan tipikal psikotes di Indonesia, dan sebagaian besar hanya mengukur kemampuan/kecerdasan, padahal tes psikologi bukan hanya psikotes, diantaranya tes potensi, tes bakat, tes aptitude dan inventori/kuesioner kepribadian yang bahkan seringkali lebih dibutuhkan untuk meng-assess calon pegawai level manajer dibanding psikotes yang selama ini kita tahu.
Saat ini istilah psikotes, menurut penulis, sudah tidak tepat lagi. Dengan berbagai ragam alat tes yang ada, penamaan psikotes menjadi kurang mencukupi sehingga kata yang tepat untuk pemeriksaan psikologis adalah tes psikometri, istilah ini juga merupakan istilah yang umum dipakai di negara-negara maju untuk melakukan assessment psikologis yang menggunakan media alat tes.
Sudah saatnya perusahaan memiliki pemahaman yang mendalam mengenai berbagai alat tes psikologi yang ada. Terutama bila ingin merekrut level manajer, yang notabene tidak lagi membutuhkan tes kecerdasan/kemampuan yang seringkali disebut psikotes. Di level manajer informasi yang dibutuhkan perusahaan lebih pada informasi mengenai kepribadian calon manager tersebut dan bagaimana potensinya untuk berkembang di masa datang.
Jika perusahaan memang masih membutuhkan tes kecerdasan/kemampuan terhadap kandidat di level manajer, maka yang digunakan bukan lagi tes-tes yang juga digunakan untuk merekrut fresh graduate, melainkan tes yang memiliki level kesukaran yang lebih tinggi dan soal yang lebih bervariatif.
Bagaimana cara perusahaan memilih tes-tes yang ada dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan, nantikan info selanjutnya dari consultanthr.com
April 4, 2008











Horaayy..there are 2 comment(s) for me so far ;)
Selamat launching anggrekindonesia.com Semoga melalui 2 days workshop kemarin baik tools, kiat dan tehnik nya bisa diterapkan dengan baik. Guru terbaik adalah implementasi dan pengalaman dalam internet marketing dan SEO. Good luck and Happy in Googling Business (Deny H)
Selamat bergabung di dunia maya.
Semoga sukses!!
consultanthr.com
Salam
Saya membutuhkan jasa psikotest untuk calon guru, bisa bantu? mohon hubungi 021-532XXXX
Sdh difollow up