post Category: Assessment, Tipe-tipe Test/Tes — consulthr @ 12:29 am — post Comments (3)

Tes Psikometri sebagai Alat Seleksi Perusahaan

 Tes Psikometri

Perusahaan-perusahaan besar yang memiliki metode seleksi sendiri, biasanya memiliki dua dari tiga tipe tes psikometri berdasarkan diagram di atas.   Paling tidak, ability test dan personality questionnaire dimiliki oleh perusahaan yang menjaring calon pegawainya melalui metode assessment psikometri.  Tujuan tes seleksi ini adalah meyakinkan perusahaan untuk mendapatkan calon yang paling cocok dengan pekerjaan dan budaya perusahaan tersebut.  Tujuan tes psikometri yang utama adalah menemukan calon yang memiliki kemampuan-kemampuan spesifik dan/atau kualitas-kualitas kepribadian yang cocok dengan spesifikasi pekerjaan yang dilamar. 

Nah, bagaimana isi dan penerapan ketiga tipe tes tersebut, tunggu tulisan selanjutnya.

  

post Category: Assessment, Resensi Buku — consulthr @ 4:04 am — post Comments (2)

soal psikotes psikometri

Test and Assess Your IQ 

Penulis: Phillip Carter dan Ken Russell

————————————————————————————————————————–
Penerbit: Kogan Page, London

Tahun: 2004

Satu lagi buku berbobot untuk berlatih tes-tes psikologi, terutama tes inteligensi.  Di buku ini diberikan soal-soal untuk berlatih dalam berbagai bentuk tes kemampuan, yaitu numerical, spatial, dan aptitude test.  Ada lebih dari 10 tes untuk latihan.  Dengan waktu pengerjaan masing-masing 90 menit. 

Kelebihan buku ini dibanding buku-buku berlatih psikotes terbitan penerbit lokal adalah adanya interpretasi atas hasil yang diperoleh.  Jika Anda mengerjakan sekian jawaban benar, maka Anda dapat masuk kategori tertentu.  Apakah excellent, good, average, fair, or poor.  Jadi kita tahu seberapa tinggi kemampuan IQ kita. 

Namun demikian, buku ini tidak memberikan penjelasan atas kunci jawaban.  Jadi jika jawabannya A, maka kuncinya hanya A saja, tanpa ada penjelasan bagaimana prosesnya sehingga didapatkan jawaban  tersebut.  Dan satu lagi hal penting lainnya, buku ini masih dalam bahasa Inggris, so untuk yang mau menggunakan buku ini sebagai latihan, disarankan untuk mentranslate dulu ke dalam bahasa Indonesia, kecuali Anda sudah mahir berbahasa Inggris bisa langsung menggunakannya.

Okay, Selamat berlatih.

post Category: Tipe-tipe Test/Tes — consulthr @ 1:15 pm — post Comments (1)

Hasil Polling

————————————————————————————————————————————

“Assessment apa yang seringkali membuat Anda gagal dalam melamar kerja?”

————————————————————————————————————————————

 

Dear para pengisi polling,

Kami ucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk  menjawab polling diatas.  Adalah sebuah kepuasan bagi kami memberikan polling dan menerima jawaban dari Anda semua.  Kini saatnya kami sarikan hasil polling tersebut. 

Polling dimulai dari tanggal 17 Maret dan ditutup 16 Juni 2008. Selama 3 bulan terkumpul 219 respon jawaban.  Mau tahu hasilnya secara spesifik? Inilah dia

Psikotes/psikometri: 51.60%

Inventori kepribadian: 12.79%

Wawancara: 21.92%

English test: 12.79%

Lain-lain:  0.90%

Melihat hasil di atas, dapat kita simpulkan bahwa psikotes/tes psikometri menduduki ranking teratas, disusul wawancara, dan inventori kepribadian serta english test bersama-sama menduduki posisi ketiga.  Mengamati hasil ini, ternyata psikotes/tes psikometri menjadi hal penting yang perlu dipersiapkan agar dapat sukses dalam melamar kerja.  Untuk itu kami ada.  Untuk membantu rekan-rekan sukses dalam tes psikometri.

Selanjutnya, terkait dengan hasil polling di atas, kami membuka polling baru yang berhubungan dengan tips dan trik  yang paling Anda butuhkan dari tipe-tipe tes yang terdapat dalam psikotes/psikometri, diluar tes, disediakan pula dua pilihan jawaban, yaitu wawancara dan tes bahasa Inggris.  Total  11 respon.  Anda dapat memberikan jawaban maksimal 2 respon.

Sebagai tanda terima kasih atas kesediaan menjawab polling yang baru ini,  100 pengisi pertama, akan kami undi untuk mendapatkan  sebuah e-book berjudul  “Solusi Sukses Menghadapi Tes Psikologi dan Wawancara Kerja dari Consultanthr.com.  100+ Tips dan Trik Sukses”. 

Periode polling  selama 3 bulan, mulai dari 19 Juni - 18 September 2008.  Undian dilakukan diakhir periode polling.

Oke, tunggu apa lagi? Silahkan jawab dan menangkan undiannya!

Salam,

consultanthr.com

post Category: HR Topics, Resensi Buku — consulthr @ 4:12 am — post Comments (0)

Magic Numbers for Human Resource Management:

Basic Measures to Achieve Better Results

Pengarang: Hugh Bucknall dan Zheng Wei    

————————————————————————————————————————————-                                                          

hr consultant

Tahun Terbit: 2006

Penerbit: John Wiley & Sons (Asia) Pte Ltd

———————————————————————————————————————————— 

Sebagai orang HR, Anda seringkali dihadapkan pada pertanyaan bagaimana cara mengukur aspek-aspek HR sehingga Anda dapat mengambil keputusan yang tepat dan bermanfaat bagi manajemen? Nah buku ini memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.  Dengan format bahasa yang lugas dan langsung ke sasaran, Anda dituntun untuk menggunakan satu demi satu rumus-rumus metris dan bagaimana mengukur hampir semua aspek dalam HR.  Tentunya semua pengukuran menggunakan pendekatan kuantitatif.

Buku ini membantu Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul pada orang-orang HR, yaitu:

- Apakah ukuran-ukuran HR yang paling sering digunakan?

- Ukuran HR apakah yang paling populer?

- Apakah makna sesungguhnya dari ukuran-ukuran tersebut?

- Bagaimana menggunakan pengukuran tersebut secara strategis?

 Penulis buku ini membagi pengukuran HR ke dalam tiga besar komponen inti HR , yakni: (1) produktivitas dan efisiensi, (2) Staffing dan Learning, (3) Talent and Reward.  Setiap pengukuran dirancang dengan hati-hati dan dengan hasil kalkulasi yang  dijelaskan secara detail sehingga memudahkan pembaca untuk langsung menerapkannya.  Buku ini juga menjelaskan mengapa dan bagaimana pengukuran tersebut berguna.

Secara total, buku ini terdiri dari 36 bab yang berarti terdapat 36 pengukuran HR di buku ini. Dimulai dari bagaimana mengukur tingkat absen berdasarkan job category dan  job performance dan ditutup dengan teknik mengukur total compensation expense per employee.  Di masing-masing komponen inti yang telah disebutkan di atas dibagi lagi kedalam beberapa pengukuran  sebagai berikut; komponen produktifitas dan efisiensi terdapat 19 pengukuran. Komponen staffing and learning 9 pengukuran, dan komponen talent and reward 8 pengukuran. 

Pada setiap bab diberikan definisi pengukuran tersebut, formula yang digunakan, komponen pengukurannya, dimana data didapat, contoh, dan makna dari hasil yang didapat.  Sungguh buku yang sangat bermanfaat bagi Anda yang berkecimpung di dunia HR.

Buku ini juga dilengkapi dengan glossary, sehingga jika ada istilah yang kita tidak mengerti kita dapat mengacu ke bagian ini.  Mungkin yang jadi masalah bagi orang HR terhadap aplikasi  buku ini adalah jika data-data yang akan diolah tidak ada.  Berarti Anda mesti mengumpulkan datanya dulu yang belum tentu sudah ada.  Namun, bagaimanapun Anda dapat segera memulainya untuk membantu Anda menjadi HR Partner di perusahaan Anda.  Selamat mengukur.

post Category: Assessment, Tips Praktis — consulthr @ 5:43 am — post Comments (2)
Top Tips: Sukses dalam Assessment Centre
  • Temukan apa yang menjadi kelebihan Anda.
  • Ketahuilah bahwa kegiatan-kegiatan dalam Assessment centre adalah kesempatan untuk mempelajari diri sendiri dengan lebih baik.
  • Bersiaplah dengan beragam tipe alat tes.
  • Terimalah bahwa Anda tidak selalu dapat tampil dalam performa terbaik di setiap alat yang diberikan kepada Anda.
  • Dalam beberapa tes yang lebih kompleks, menganalisis dan mengolah informasi adalah ketrampilan kunci yang dicari oleh assessor.
  • Baca, analisis, dan bertindak secara cepat dalam setiap tes, jadi jika Anda tahu bahwa kelemahan Anda ada disini, mulailah berlatih sebelum Anda di-assess oleh assessor.
  • Ingat! Anda telah melakukan yang terbaik hingga bisa sampai di tahap ini, jadi berpikir positif dan be confident.
post Category: Resensi Buku — consulthr @ 2:51 am — post Comments (0)

More Psychometric Testing

soal psikotest

Penulis: Philip Carter & Ken Russel

Penerbit: John Wiley & Sons, Ltd

Tahun: 2003

Jumlah Halaman: 274

Tidak berbeda jauh dengan buku pertamanya, dalam buku yang kedua ini, kedua penulis masih berbicara mengenai inventori kepribadian dan aptitude tes.  Yang membedakan hanya pada tema-tema inventori yang diukur.  Tema-tema inventori dalam buku ini telah diklasifikasikan dengan lebih spesifik. Seperti di bagian 1 dari inventori kepribadian berisi inventori yang didisain untuk mengukur kepribadian secara umum, kreativitas, dan perceptual skills.  Sementara di bagian kedua, berisi inventori kepribadian yang mengukur sisi kemanusiaan kita, seperti kindness, humour, jealous, impulsive dsb. 

Di bagian aptitude test, sama seperti buku sebelumnya aptitude tes  dibuku ini terdiri dari 2 bagian, baik bagian satu maupun bagian dua berhubungan dengan spatial ability, logic, verbal, dan numerical tes.  Tes di bagian 1 terdiri dari 40 soal yang dipisahkan berdasarkan 4 sub tes disebutkan di atas dengan batas pengerjaan 2 jam,  sementara tes di bagian 2 terdiri dari 20 soal dengan batasan waktu 1 jam pengerjaan. Kita diminta untuk mengikuti batasan waktu tersebut atau skor yang kita dapat menjadi tidak berarti.  Dalam tes ini diberikan interpretasi atas nilai yang kita dapat.   Hanya sayangnya buku ini masih dalam bahasa Inggris dan belum diterjemahkan, jadi untuk yang mau berlatih dengan menggunakan buku ini diharapkan sudah memahami bahasa Inggris seperti kita berbahasa Indonesia, sebab kalau tidak, maka interpretasinya menjadi tidak valid.  Tapi paling tidak, jika ingin berlatih soal-soal tes, buku ini cukup berbobot.  Selamat membaca!     

post Category: Assessment, HR Topics, Tipe-tipe Test/Tes — consulthr @ 3:47 am — post Comments (4)

Kelebihan dan Kelemahan Assessment Instruments

 

 

Instrumen

 

Kelebihan

 

Kelemahan

 

Ability Test
  • Dapat memprediksi kinerja pada berbagai jenis pekerjaan dengan cukup baik.
  • Mudah dan murah dalam peng-administrasian.
  • Dapat menyebabkan adverse impact yang tinggi.
  • Khusus pada Physical ability test berbiaya mahal dalam pengembangan dan pengadministrasian.
Achievement test
  • Secara umum, tes ini memiliki validitas yang relatif tinggi.
  • Mudah dan murah dalam peng-administrasiannya.
  • Work-sample test biasanya menyebabkan adverse impact yang lebih rendah dibandingkan ability test.
  • Ada kemungkinan menyebakan adverse impact.
  • Work-sample test mahal dalam pengembangan dan pengadministrasiannya.
Inventori Biodata
  • Mudah dan murah dalam administrasinya.
  • Memiliki validitas yang cukup baik.
  • Dapat membantu mengurangi adverse impact jika digunakan bersama instrumen yang lain.
  • Pertanyaan-pertanyaan privasi menjadi concern utama dapat membuat ketidaknyamanan.
  • Ada kemungkinan berisi informasi yang tidak benar (perlu verifikasi jika memungkinkan).
Interview kerja
  • Interview yang terstruktur dan didasarkan pada job analisis, cenderung valid digunakan.
  • Dapat mengurangi adverse impact jika digunakan bersamaan dengan instrumen lain.
  • Validitas rendah jika Interview yang dilakukan tidak terstruktur.
  • Membutuhkan ketrampilan interviewer dalam menggali informasi.
Inventori Kepribadian
  • Secara umum, tes ini memiliki validitas yang relatif tinggi.
  • Mudah dan murah dalam pengadministrasian.
  • Butuh kualifikasi khusus pada penilai jika menggunakan inventori kepribadian yang bersifat klinis.
  • Memungkinkan terjadinya social desirability yang tinggi dan ada kemungkinan menjawab dengan tidak benar.
  • Ada kecenderungan invasi ke masalah pribadi.
Pengukuran kejujuran/integritas
  • Mudah dan murah dalam mengadministrasikan.
  • Valid pada beberapa kasus.
  • Biasanya tidak menyebabkan adverse impact.
  • Concern yang tinggi terhadap masalah privacy.
  • Kemungkinan mudah diakali/menjawab tidak benar.
  • Mensyaratkan kualifikasi special untuk dapat menginterpretasikan hasil tes.
Assessment center
  • Prediktor yang baik untuk menilai kinerja kerja, potensi manajerial, dan kemampuan memimpin.
  • Cocok untuk penilaian peawai dengan pendekatan whole-person.
  • Cukup mahal dalam mengembangkan dan mengadministrasikan.
  • Membutuhkan ketrampilan khusus dari assessor; ketrampilan assessor sangat menentukan kualitas assessment center.
andin 2008
post Category: Resensi Buku — consulthr @ 11:46 pm — post Comments (0)

Psychometric Testing

Penulis: Phillip Carter dan Ken Russel

Penerbit: John Wiley & Sons, Ltd.

Tahun: 2001

Jumlah halaman : 234

Tes Psikometri Inteligensi Kepribadian Jika Anda membutuhkan buku yang cukup berbobot untuk mencari tahu info ringkas seputar psikometri dan ingin mencoba berbagai latihan tes inteligensi dan inventori psikologis lainnya, cobalah membaca buku ini.  Buku ini memberikan informasi yang lumayan lengkap dan padu.  Terdiri dari berbagai inventori kepribadian dan aptitude tes.  Beberapa diantara inventori yaitu; kreativitas, kepribadian, diplomatik, risk taker, leader or follower, imaginative,  termasuk mengukur seberapa baik Anda akan sukses.  Dalam buku ini selain tersedia alat ukurnya, juga disediakan  jawaban.  Bahkan untuk inventori psikologis ada interpretasi atas hasil Anda.  Jadi Anda dapat mengetahui seperti apa Anda.  Lumayan asyik untuk mencari tahu tentang diri sendiri. 

Setahu saya buku ini juga sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Anda dapat mencarinya di toko buku dengan judul yang sama.  Mungkin kelemahan buku ini adalah tidak adanya informasi psikometri atas alat ukur yang digunakan, misalnya seberapa valid dan reliabel alat tersebut.  Di samping itu, untuk tes inteligensi,  yang tersedia hanya range umum untuk menginterpretasikan hasil yang diperoleh dari jawaban kita.  Namun lepas dari kekurangannya, buku ini tetap asyik untuk dibaca dan dicoba oleh Anda.  Siapa tahu Anda menjadi lebih paham mengenai diri Anda sendiri.

Selamat mencoba. 

post Category: Assessment, HR Topics — consulthr @ 3:22 am — post Comments (0)

Apakah Tes Psikometri itu?

Pernahkah Anda dipanggil untuk mengikuti tes psikometri? Apa artinya itu? Apakah bedanya dengan psikotes atau tes psikologi? Saat ini banyak perusahaan menggunakan tes psikometri untuk melakukan proses rekrutmen pegawai.  Tes psikometri bertujuan untuk mengukur aspek-aspek dari kemampuan mental atau kepribadian Anda.  Tes ini berkembang sejak awal abad 20 dan dikembangkan pertama kali dalam psikologi pendidikan.  Dengan berjalannya waktu, tes psikometri ini menjadi bagian integral dari proses seleksi dan rekrutmen di perusahaan/organisasi.   Ada banyak aspek yang bisa dinilai dari tes psikometri diantaranya, inteligensi, aptitude, kepribadian, kompetensi, termasuk juga bagaimana Anda bekerja dengan orang lain, bagaimana Anda mengatasi stress, dan apakah Anda dapat memenuhi kriteria intelektual yang dibutuhkan perusahaan yang semuanya menjadi informasi berharga bagi perusahaan untuk mengambil keputusan apakah Anda tepat bekerja di perusahaan mereka.

Pengguna tes psikometri mencapai lebih dari 80% perusahaan yang terdaftar dalam Fortune 500 USA dan lebih dari 75% dari perusahaan yang terdaftar pada Times Top 100 di UK.   Apakah bedanya dengan psikotes?  Bedanya ada pada pengguna alat tersebut.  Psikotes biasanya digunakan dan diadministrasikan oleh biro psikologi yang memberikan jasa psikologi tersebut.  Sementara pengguna tes psikometri adalah perusahaan-perusahaan yang telah mendisain dan mengembangkan alat tersebut sesuai kebutuhan mereka.   Contohnya, jika pada biro psikologi, maka kepribadian yang dinilai adalah kepribadian kita pada umumnya, maka pada tes psikometri, yang dinilai apakah kepribadian kita FIT dengan budaya perusahaan yang memakai tes psikometri tersebut.  Dengan demikian, dengan menggunakan tes psikometri, perusahaan tentunya lebih yakin dalam menemukan calon-calon terbaik untuk perusahaan mereka karena dites dengan menggunakan alat ukur yang sesuai kebutuhan mereka. Jadi bagaimana? masih bingung mau menghadapi tes psikometri.  Semoga Tidak. 

post Category: HR Topics, Tips Praktis — consulthr @ 4:26 am — post Comments (0)

12 Pertanyaan Krusial Saat Membeli Personality Test

oleh Andin Andiyasari

___________________________

Pernah dengar DISC, MBTI, OPQ? Ini adalah sebagian kecil dari beragam alat ukur yang terstandarisasi untuk menilai aspek psikologis diluar inteligensi/kemampuan.  Alat-alat ini sering disebut kuesioner/inventori. Tujuannya bermacam-macam, diantaranya, mengukur minat, kepemimpinan, kompetensi, kepribadian, dsb.   Apa yang harus Anda lakukan sebagai seorang HRD jika ditawarkan alat-alat ini? Inilah 12 Pertanyaan krusial yang wajib Anda tanyakan:

1. Untuk tujuan apa? Setiap alat ukur dibuat untuk mengukur sesuatu. Cek untuk tujuan mengukur apa alat tersebut dibuat.  Apakah sesuai dengan kebutuhan Anda? Anda harus dapat mendapatkan informasi ini secara lengkap karena jika Anda salah mengidentifikasikan antara kebutuhan Anda dan tujuan dari alat tersebut dibuat, maka menjadi tidak berguna alat yang Anda beli tersebut.    2. Bagaimana bentuk laporannya? dengan melihat format laporan, Anda dapat mengetahui apakah inventori tersebut sesuai kebutuhan Anda atau tidak. 3. Apakah mudah digunakan? lihat format respon dan bagaimana teknik penskoran dilakukan.  Ini memberikan gambaran bagaimana melakukan interpretasinya. 4. Apakah informasi pribadi saya dilindungi? Jika data diolah langsung oleh penyedia alat tes, tanyakan jaminan bahwa informasi pribadi yang ada tersebut tidak digunakan untuk kepentingan lain. Bisa dimintakan agar vendor membuat jaminan. 5. Apakah online? Alat ukur yang berbentuk online biasanya lebih murah dan dapat meminimalkan error saat melakukan interpretasi.  Jika masih manual, tanyakan bagaimana cara meminimalkan error yang mungkin terjadi karena human error. 6. Dukungan teknikal apa yang diberikan? Pilihlah vendor yang memberikan dukungan teknikal, misal free support, updates, dan informasi yang dapat didownload dengan mudah. Jika skoring dapat dilakukan sendiri, tanyakan bagaimana cara menginterpretasikannya. Lebih baik lagi jika bisa mendapatkan training dan layananan purna jual yang kontinyu. 7. Apakah ada pilihan harga? Adakalanya perusahaan memiliki anggaran terbatas, sehingga perlu membatasi biaya tes per orang.  Salah satu caranya adalah vendor menyediakan report versi full atau versi ringkas sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. 8. Sejauhmana Anda dapat memodifikasi pernyataan yang ada dalam tes/inventori? biasanya jarang sekali Anda dapat memodikasi pernyataan. Tapi dimungkinkan jika Anda ingin menggunakan inventori tersebut sebagai bagian dari survei kepuasan pegawai misalnya.  9. Apakah akan ada masalah legal jika menggunakan inventori tersebut?  Jika sampai terjadi masalah legal terhadap assessment yang dilakukan, apakah vendor mau menolong? apakah ada dukungan dari vendor? gunakan vendor yang bisa memberikan back up bukti scientific yang relevan dengan inventori tersebut. 10. Apakah memiliki manual teknis? Ini yang paling penting, jika Anda membeli inventori mulai dari materi pernyataan hingga ke interpretasi, Anda perlu mendapatkan informasi selengkapnya yang ada. Dalam hal ini manual teknis yang lengkap; cara peng-administrasi-an, cara skoring, dan cara interpretasi hasil.  Disamping itu Anda juga perlu mendapatkan manual teoritis dan research yang mendukung proses pembuatan inventori tersebut. 11. Apakah inventori tersebut memiliki informasi psikometri yang lengkap?  Pilihlah alat ukur yang dikonstruksikan atau didesain dengan metodologi ilmiah dan memakai norma yang sesuai serta memiliki informasi validitas dan reliabilitas yang terpercaya.   12. Apakah inventori tersebut merupakan adaptasi dari alat tes dari luar negeri?  Banyak alat tes yang beredar di Indonesia merupakan translate saja dan tidak melalui proses adaptasi alat yang baku.  Untuk memastikan bahwa alat tersebut benar-benar adaptasi, tanyakan informasi psikometri yang tersedia. Tanyakan sampel yang digunakan, reliabilitas, validitas, dan apakah ada item yang berubah atau dihilangkan dari yang asli.  Dengan demikian Anda akan lebih yakin menggunakan alat tersebut.

Graha Mustika Ratu Suite 707 Lt. 7
Gatot Subroto Kav. 74-75 Jakarta Selatan
Tel. 021-3295 9205, 021-8370 9208
Fax. 021-8379 5585
email:andin@consultanthr.com
Ask me if you need more information